Jatuh cinta..

Jatuh cinta adalah sebuah rasa
yang dimiliki seseorang ketika melihat seseorang lainnya (biasanya dari
jenis kelamin yang lain) yang menarik perhatiannya. Apabila kedua orang
ini cocok dan menjadi pasangan, maka rasa ini juga masih ada pada
permulaan relasi.

Perasaan ini muncul karena di dalam tubuh diproduksi beberapa zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat-zat tertentu ini dinamakan feromon.

Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau -bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO (Organ vomeronasal (VMO) atau disebut juga organ Jacobson adalah organ pembantu dalam sistem penciuman) di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.

Feromon membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Feromon juga dihasilkan kelenjar dalam tubuh manusia. Dan yang penting, bisa mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya. Contoh paling mudah adalah "bau badan".

Lepas dari jenis bau badan menyengat hingga bikin orang lain
menjauh, setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi ciri dirinya.
Oleh para ahli dianalogikan bahwa bau badan itu seperti ’sidik jari’.
Jadi, kita masing-masing punya bau yang unik dan sangat berbeda dengan
manusia lainnya. Dengan demikian feromon yang dihasilkan manusia, di
masa depan bisa jadi salah satu identitas diri.

Feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.

Ini mereka buktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan testosteron (pria).

Jadi, ketertarikan manusia pada manusia lain, baik itu berupa hubungan cinta,  gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau feromon yang dihasilkan manusia.

Perasaan jatuh cinta ini akan tetapi setelah selang beberapa waktu
akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasanya rasa-rasa
lain, seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman.

Apalagi jika sudah menikah, perasaan-perasaan yang terakhir ini yang lebih menonjol.

Seperti yang tertulis di majalah National Geographic Indonesia, edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang  kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak
menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan,
kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk
memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak.

Peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin (suatu neurotransmitter monoamino yang disintesiskan dalam neuron-neuron serotonergis dalam sistem saraf pusat (CNS) dan sel-sel enterochromaffin dalam saluran pencernaan) orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.

 Kakek-nenek dapat hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia. Namanya oksitosin.
Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar
oksitosin yang tinggi. Kadar oksitosin ini dapat ditingkatkan dengan
cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayangi, walau
kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasihat orang
tua, ”cinta tumbuh karena biasa”.

[Wikipedia]

One Response to “Jatuh cinta..”

  1. icha Says:

    haduuhh, mas, tante, kakek, nenek, om, teteh, akang..
    makasii yaa..
    blognya ngebantu tugas akuu banget..
    hhehhee..
    ^^b
    keep blogging..
    ^^b

Leave a Reply