"Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (Mazmur 34:18)
Tahukah kau, Tuhan datang di hidupku. Ia memelukku saat aku patah hati, mendekapku erat saat kujatuh dan merasa tak seorangpun di sekitarku mengerti aku. Tuhan menghapus sakit hatiku, menjadi teman saat aku benar-benar sendirian. Cahayanya datang menerangi langkahku, mendengar setiap keluhan yang kuucapkan hingga hanya pujian syukur yang bisa keluar dari mulut hatiku.
Saat dulu aku berjuang dan mengejar sesuatu yang sangaaat kuharapkan, Dia hanya tersenyum menyaksikan jatuh-bangunku. Saat duniaku penuh tawa dan senyum bahagia, Dia berpangku tangan tanpa sepatah kata. Tapi saat sukaku berbalik jadi duka, hari-hariku dipenuhi derita.. Ia turun tangan!!!
Dan lihatlah kawan!!! Tak ada yang takterselesaikan bila ku bersama-Nya. Tak ada masalah yang berarti bagi-Nya! Dia hapus airmataku dan diubah-Nya jadi tawa. Dia buat ku lupa kan kesedihanku dan melimpahiku dengan bahagia. Hari baru yang sempat tampak mengerikan bagiku, diubahnya jadi hari yang penuh cerita indah. Bila di pagi hari aku berdoa,
"Tuhan.. aku takut.. Apa yang akan terjadi hari ini?",
di malam hari doaku berbunyi,
"Tuhan.. terima kasih atas hari indah ini!"
dan tidur dalam keadaan tersenyum hingga pagi menjelang.
Saat ini, saat aku telah menyerah dan menghentikan perjuanganku, Tuhan datang! Saat tak lagi aku mengandalkan diriku, Dia menyediakan punggung-Nya untuk menanggung semua bebanku. Diangkat-Nya diriku dari kejatuhanku, dibangkitkan-Nya dari keterpurukan, dan semangatku kembali menyala. Saat Dia usap dengan kasih, mataku jadi mampu melihat lagi indahnya dunia. Dihapusnya semua ketergantunganku dan kini aku hanya bergantung pada-Nya.
"Jangan pernah mengatakan, ‘Tuhan, aku punya masalah yang besar’. Tapi katakan, ‘Hai masalah, aku punya Tuhan yang besar.’ "