Pindahan..

January 2nd, 2007 by angelina-075

Hehe..
Kurasa2in ga sanggup ngisi 2 blog. Copy-paste juga makan waktu.
Mendingan pindah aja deh.. Yg pengen baca2 crita lagi, buka www.catatanpk.blogspot.com aja ya..
Buka lho! Kutunggu komentar2 dari tmn2 tersayang.
GBU.

DI ATAS SEGALA NAMA

December 18th, 2006 by angelina-075

Bacaan : Filipi 2:5-11
   

   

Apabila Anda tahu dengan pasti bahwa Anda akan kehilangan suara dan
tidak akan pernah dapat berbicara lagi, maka kata terakhir apa yang
ingin Anda ucapkan?

Seorang laki-laki yang menderita kanker tenggorokan akan menjalani
operasi yang akan menyelamatkan hidupnya, tetapi ia akan kehilangan
suaranya. Persis sebelum pembedahan dilakukan, ia meluangkan waktu
bersama istrinya untuk menyatakan cintanya. Ia melakukan hal yang
sama kepada putrinya.

Kemudian, ia meminta dokter yang menanganinya untuk memberitahukan
kapan persisnya obat bius akan membuatnya tidak sadarkan diri. Ketika
laki-laki tersebut berbaring tenang untuk tidur, ia kemudian berkata
dengan sangat jelas, "Yesus! Yesus!" Itulah kata terakhir yang
dipilihnya untuk diucapkan di dalam hidup ini — "Yesus!"

Seberapa berartikah nama Yesus bagi kita? Nama-nama lain, seperti
nama orang-orang yang kita cintai, jelas sangat besar artinya. Akan
tetapi, bagi kita yang ditebus oleh kasih karunia Allah, nama Yesus
adalah nama yang paling berarti. Demikian pula bagi Bapa surgawi
kita. Bapa "sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama
di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala
yang ada … dan segala lidah mengaku, \’Yesus Kristus adalah Tuhan,\’
bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (Filipi 2:9-11).

Di sepanjang perjalanan sisa hidup kita dan sampai selama-lamanya,
marilah kita mengagungkan nama yang ajaib, yaitu Yesus –VCG

      

        NAMA YESUS SANGAT BERHARGA BAGI MEREKA
YANG MENGENAL-NYA DAN TIDAK ADA ARTINYA BAGI MEREKA YANG MENOLAK-NYA

Belajar Mencintai Dari Cicak

December 15th, 2006 by angelina-075

== Kisah dari Jepang ==
Ketika
sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang
terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor
cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat
pada sebuah surat.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek
surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu
ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan
kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10
tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan
tidak masuk akan.

Orang itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup
selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat
pada surat itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak
itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.
kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor cicak lain muncul
dengan makanan di mulutnya….AHHHH!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor
cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama
10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi
bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. apa yang dapat
dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah
berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana
hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai
berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman,
kekasih, saudara lelaki, saudara perempuan….. Seiring dengan
berkembangnya teknologi, akses kita untuk mendapatkan informasi
berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara
kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang
kita kasihi. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!

Akhirnya..

December 14th, 2006 by angelina-075

Whua.. akhirnya penantianku selama ini berbuah indah. Yang kutunggu-tunggu selama ini, akhirnya datang juga.. Setelah lelah berjuang dan menunggu dengan kesetiaan (kadang menggerutu juga sih), tiba juga saat yang kunanti-nanti. Terima kasih Tuhan! :)

GCM Hari Ini (Galatia 3:26–4:7)

December 11th, 2006 by angelina-075

Allah Turut Campur
Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat (Galatia 4:4)
 
          

Menjelang Natal kali ini, alangkah baiknya apabila kita tetap mengingat kenyataan tentang Paskah. Meskipun kedua peristiwa ini dirayakan pada waktu yang berbeda dan dengan cara yang sangat berbeda pula, keduanya merupakan inisiatif Allah yang terpadu dalam rencana besar keselamatan yang dibuat-Nya.
            

Peter Larson pernah menulis demikian: “Meskipun kita berusaha menjaga supaya Dia tetap berada di luar, tetapi Allah tetap campur tangan. Kehidupan Yesus dibatasi oleh dua kemustahilan, yaitu rahim seorang perawan dan kubur yang kosong. Yesus masuk ke dalam dunia kita melalui sebuah pintu yang diberi tanda ‘Dilarang masuk’ dan pergi meninggalkannya melalui pintu yang diberi tanda ‘Dilarang
keluar’.”

James Edwards  juga membahas tema ini dalam bukunya yang berjudul The Divine Intruder: “[Allah] masuk ke dunia ini, bahkan ketika Dia tidak diharapkan dan tidak diterima. Allah bergabung dengan kita saat kita merasa sangat lemah dan pada saat keadaan kita sangat buruk. Ada Penyusup Ilahi di antara kita.”
            

Kandang hewan di Betlehem dan salib di Kalvari mengingatkan kita bahwa “setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya … untuk menebus mereka yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak” (Galatia 4:4,5).

Tuhan tidak menunggu diundang untuk memasuki dunia kita. Dengan berjubahkan kerendahan hati, Dia hidup sebagai guru kita, mati sebagai kurban bagi kita, dan bangkit dari kubur sebagai Juru Selamat kita.
            

Hari Natal akan segera tiba—demikian pula Paskah.

Should I care?

December 10th, 2006 by angelina-075

Kau bilang cinta dan sayangmu hanya untukku, u’ll do anything 4 me.
Kau bilang hampa hidupmu tanpa ku disisimu, nothing u could do without me.
Should I care?

Sedangkan kau bilang hidupmu tak berarti lagi,
kauanggap kotoran yang tak layak dikenali,
bau busuknya menyakiti segenap indera
Should I care?

Mengancam Tuhan adalah dosa.
Dan Tuhan benci kepada mereka yang membenci dirinya sendiri.

Seolah segala ucapmu mampu membalik perasaan.
Seakan ingin kau balik keadaan dengan bersujud di telapak kakiku,
mengemis cinta dengan seikat bunga yg tak pernah wangi
Should I care?

Cinta tidak bisa dipaksakan tapi dipupuk dengan kesabaran dan kasih.

Kegagalan mengoyak harga dirimu
Kauupamakan dirimu binatang, terbuang dan tak berguna
Kau minta Tuhan segera akhiri, atau kan kaulakukan sendiri.
Should I care?

Kematian tidak menyelesaikan masalah, justru orang lain akan menganggapmu konyol.

Pria sejati tidak mudah menyerah dan lihatlah Tuhan selalu memberimu cinta setiap hari dengan memberikan nafas kehidupan dan makanan yang dapat kamu nikmati setiap hari.

Sanggup kaulakukan apapun demi maaf dariku.
Sudah, sudah kuberikan itu..
Tapi pintamu bukan sekedar maaf, melainkan kepuasan dengan menggenggamku erat

Aku bukanlah tujuan hidupmu.

Tak perlu kau berubah tuk terus di sisiku
Tak perlu isak tangis bahkan segala caci penuh sesal
Tak pernah ingin kudengar cercaanmu pada Penguasa Hidup
Tak pernah ingin kutahu betapa kau benci hidupmu

Kesetiaanmu pada Tuhan sedang diuji dan aku benci orang yang tidak bisa mensyukuri kehidupan.

Mulai sekarang, do whatever u wanna do with your life. YOUR LIFE! *that phrase explains everything..*
Tell me nothing, coz  I dont care.

Sisirku.. :((

December 10th, 2006 by angelina-075

Pagi ini pas buru2 persiapan ngantor, kecepatan gerakku sedikit berkurang gara2 kondisi kamarku yg (tiba2) super rapi.. *hah?? kamarku?? mana mungkin??*

Ceritanya, sejak sabtu kmrin, bulik (/tante)-ku berkunjung dan menemaniku berakhir pekan. Rencananya sih hingga selasa nanti. Mungkin karena tidak tahan dengan kondisi kamarku yang ‘terlalu nyaman’ itu.. pagi ini saat kutinggalkan, beliau merapikan kamarku. Aku aja sempat mengerjap2kan mata karena silau melihat kondisi kamarku sendiri setelah itu. *makasih, bulik!* :)

Dan akibatnya, kamar super rapi itu kembali ke bentuk semula *jd inget iklan sisir jari..* segera setelah aku kebingungan cari remot TV yg tnyata ada di atas TV.
Bentuk semula itu beralih ke kondisi ‘pating kerdag’ *wha d hell is that in indo??* saat ku berlomba dengan waktu untuk rutinitas pagi (ngopi, setrika baju, mandi, dandan, dst..). Alas setrika tak kutemukan sampai sekarang, bedak kutemukan setelah 5 menit mengobrak-abrik lemari, dan yg paling parah.. Where’s my beloved most favorite sisir?? Berkeliling kamar, kucari sosok kumal coklat kehitaman yg sudah sekian tahun setia merapikan rambutku itu. Clingak-clinguk, tetep ga kutemukan benda plastik yg sudah mulai ompong di beberapa bagian termakan usia itu..

Saat aku sudah menyerah, mengalihkan tugasnya ke sisir yg masih termasuk generasi muda, beralih ke aktivitas lain: buang sampah.. Oh God, my beloved most favorite sisir is there! Tubuhnya yg renta terhimpit beberapa benda yg mungkin merontokkan lagi beberapa kakinya.. Mematahkan sayap2nya yg biasa membelaiku dengan kelembutan. Buliiiiiiiik..

Dengan sisa2 cinta yg kumiliki, kupungut dan kubersihkan badannya dari berbagai benda halus yg menempel, lalu kuhangatkan dengan aliran air dari keran wastafel. Ya.. treatment ini sudah jadi haknya. Mungkin mustinya sudah kulakukan beberapa minggu lalu. Hik2.. tnyata memang sudah tak layak pakai. Mungkin ini memang waktu yg tepat baginya mengundurkan diri dan beristirahat di sisa2 hidupnya. Mungkin memang sudah waktunya bagiku merelakannya pergi.. :(

Akhirnya.. Sisir itu kubuang (lagi).. Kurelakan dia purna tugas dalam keadaan bersih dan wangi.. :)

Lunch

December 4th, 2006 by angelina-075

Hari ini makan siang dapet ‘kloter terakhir’, bersama dua rekan kerja seruangan.
Sepi.. makanan tinggal sisa-sisa tapi masih bisa dikumpul2in jadi siap santap, malahan dapet telur asin juga. Hehe..

Saat sedang mulai menikmati hidangan yang luar biasa nikmat (karena kelaperan.. :D), tiba2 kami mendapat ‘kehormatan’ menyaksikan  serombongan CS menyerbu sisa-sisa hidangan yang dapat dipastikan tidak dapat lagi mengeyangkan perut-perut para pekerja keras tersebut. Keramaian yang muncul menimbulkan perasaan yang.. entahlah, tak terkatakan. Betapa mereka sangat membutuhkan energi dari makanan siang itu di sela beban kerja yang pasti sangat melelahkan fisik mereka.

Dan betapa aku sering dengan egois mengambil sepotong ayam dan 2 potong tempe (atau bahkan sebaliknya.. ). Itupun masih ada kemungkinan tidak kuhabiskan jika tiba2 kehilangan selera makan di tengah-tengah. Betapa sering aku makan dalam keterpaksaan karena merasa hidangannya tidak sesuai dengan yang sedang kuinginkan saat itu. Betapa aku sering meremehkan makanan karena begitu mudah kudapat dan kupilih.. Terakhir, betapa aku semakin jarang bersyukur atas makanan yang selalu dapat kunikmati tepat waktu.

Tidak adakah yang bisa kulakukan untuk memperbaiki keadaan ini? Cukupkah dengan berjanji, "Mulai sekarang aku hanya akan ambil makanan secukupnya, hanya ambil sebanyak yang bisa kuhabiskan dalam 1x makan, ngga rakus n egois lagi.. "

Apanya dong???

December 3rd, 2006 by angelina-075

Hihihihi..
Kemarin bertandang ke kamar seorang teman, lagu ini sedang diputar.
Entah kenapa, walau sudah berkali-kali mendengar lagu lama ini, liriknya menggelitik dan memaksaku tersenyum simpul.
Apanya ya, yang lucu? Apanya dong??

===
pikir-pikir apanya, apanya, apanya dong
yang sebelah mana, sesuatu yang sangat menarik……
pikir-pikir apanya-apanya apanya dong
dia punya apa, sungguh mati aku tertarik

mungkin itu rambutnya, dahinya.. semuanya biasa saja
coba aku lihat lagi, yang mana yang mana menarik
mungkin itu matanya, hidungnya.. semuanya biasa saja
makin aku makin memandangnya, makin aku jatuh hati

*
apa-apa-apanya dong, apanya dong, apanya dong.. dang ding dong
apa-apa-apanya dong, apanya dong.. dang ding dong

lama-lama kupikir, kupikir, apa kuat
sebelah hatiku mau, sebelah hatiku malu

coba ku lihat lagi, tak ada-lah aku pun harus diam benar
walaupun kala kupergi, diapun mencuri pandang
cobaku kulihat lagi, hanyalah berani senyum dan memandang
dan tahu memang dia kekasihku yang kusayang

Jatuh cinta..

December 3rd, 2006 by angelina-075

Jatuh cinta adalah sebuah rasa
yang dimiliki seseorang ketika melihat seseorang lainnya (biasanya dari
jenis kelamin yang lain) yang menarik perhatiannya. Apabila kedua orang
ini cocok dan menjadi pasangan, maka rasa ini juga masih ada pada
permulaan relasi.

Perasaan ini muncul karena di dalam tubuh diproduksi beberapa zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat-zat tertentu ini dinamakan feromon.

Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau -bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO (Organ vomeronasal (VMO) atau disebut juga organ Jacobson adalah organ pembantu dalam sistem penciuman) di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.

Feromon membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Feromon juga dihasilkan kelenjar dalam tubuh manusia. Dan yang penting, bisa mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya. Contoh paling mudah adalah "bau badan".

Lepas dari jenis bau badan menyengat hingga bikin orang lain
menjauh, setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi ciri dirinya.
Oleh para ahli dianalogikan bahwa bau badan itu seperti ’sidik jari’.
Jadi, kita masing-masing punya bau yang unik dan sangat berbeda dengan
manusia lainnya. Dengan demikian feromon yang dihasilkan manusia, di
masa depan bisa jadi salah satu identitas diri.

Feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.

Ini mereka buktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan testosteron (pria).

Jadi, ketertarikan manusia pada manusia lain, baik itu berupa hubungan cinta,  gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau feromon yang dihasilkan manusia.

Perasaan jatuh cinta ini akan tetapi setelah selang beberapa waktu
akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasanya rasa-rasa
lain, seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman.

Apalagi jika sudah menikah, perasaan-perasaan yang terakhir ini yang lebih menonjol.

Seperti yang tertulis di majalah National Geographic Indonesia, edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang  kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak
menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan,
kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk
memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak.

Peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin (suatu neurotransmitter monoamino yang disintesiskan dalam neuron-neuron serotonergis dalam sistem saraf pusat (CNS) dan sel-sel enterochromaffin dalam saluran pencernaan) orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.

 Kakek-nenek dapat hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia. Namanya oksitosin.
Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar
oksitosin yang tinggi. Kadar oksitosin ini dapat ditingkatkan dengan
cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayangi, walau
kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasihat orang
tua, ”cinta tumbuh karena biasa”.

[Wikipedia]